Posts

Showing posts from October, 2011

Hadiah Puisi Sederhana Buat Putraku

Gerak-gerakkan tanganmu nak..
Seperti gerak arus laut, tiada henti
Hembuskan desah nafas dalam satu tarikan,
Kuat dan garang

Gerak-gerakkan tanganmu nak..
Jemari kecilmu menguat, menggenggam energi
Resap kedalam pori-pori tua
yang legam membatu dibalur keringat,
Panas membara

Terik dan keras aspal jalanan
Adalah sajadah alam tempat kita tersujud
Bersimpuh..
Menahan gelombang ketakutan
Mengurai akar ranting dan lebat dedaunan, lautan persoalan

Berdiri dan tegak anakku
Alam raya tidak tercipta dengan sendirinya
Inilah karya Sang Maha Kaya - Maha Kreasi

Demikianlah adanya warna warni tercipta
Demikianlah adanya yang terhembus dan yang terhempas
Demikianlah adanya nasib baik dan buruk
Demikianlah adanya ajaran yang diturunkan, dan
Demikianlah adanya karya Sang Maha Kaya-Maha Kreasi

Telapak tangan kecilmu membelai
Mengusap lembut atas kepala, kening lalu muka..
Menatap kosong arah bola mata renta
Bertutur singkat mengena dan dalam :
"Aku cukup yang ini, Ayah.."


Bekasi, 05 April …

SAJAK-SAJAK KEMARAHAN

Hey para laknat yang duduk disinggasana emas..
Kemarilah menepi barang sejenak
Tuk mengamini doa rohaniwan bungkuk
Bagi jenazah kaku kerontang ini…
Buah obrolan dan bualanmu digedung perwakilan sana..

Seribu juta teriakan
Tak kan mampu membuka mata hati dan pikiranmu
Apalagi akal sehatmu
Bagi kebenaran yang engkau benamkan
disedalam-dalamnya tanah yang kau pijak..

Hey para laknat,
Yang tidur berbantal perut lapar orang miskin..
Turunlah sejenak,
ikutlah menghitung butir nasi aking dikampung-kampung
Yang telah menjadi menu sehat lima celaka bagi orang-orang papa..
Kaum yang turut menyumbang tenaga dan hak suara
Bagi kenyamanan duduk pinggul berbelatungmu…

Wahai para pendurhaka anak negeri,
Teruskanlah, teruskanlah membutakan
indra penglihatan dan nuranimu
sesungguhnya istana megah para durjana
memang hanya diperuntukkan bagi orang-orang buta
yang merayap mencari tiang penyelamat
dari para setan penghisap darah rakyat..

Mata yang tiada mampu lagi melihat
Penat yang mendera punggung-pung…

Paspampres Kecolongan Lagi ?

Paspamres kecolongan lagi ? ini bukan berita main-main dan hal sepele. Beberapa hari lalu ,seorang tukang kebun hotel di Bali dengan 'pede' nyelonong masuk ke samping panggung tempat presiden SBY dan tamunya duduk, plus beragam hasil bumi buah kerjanya. Tak pelak si tukang kebun kebun beserta sepeda digelandang pasukan paspampres ke balik panggung untuk diamankan. Belakangan, si tukang kebun lugu tersebut dilepas aparat kepolisian karena dianggap tindakannya bukan kesengajaan dan sama sekali tidak membahayakan Presiden.

Kemarin, kembali Paspampres dibuat malu oleh ulah nekat seorang mahasiswa Bandung, ketua Hima Persis (Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam) yang dengan gagah berani maju ke depan panggung Wakil Presiden Budiono sambil membentangkan poster bertuliskan " Sumpah Serapah 28 Okotober 2011" beserta sederet kalimat provokatif yang cukup 'subersiv'. Keruan saja, pasukan pengaman presiden bergerak cepat dan segera meringkus pemuda pemberani tersebut ke m…

Manusia_Merdeka

SUMPAH SERAPAH KAUM MUDA 2011; Sebuah Refleksi Sumpah Pemuda 1928

Jangan bicara sumpah pemuda yang terjadi 83 tahun lalu. Sumpah kaum muda waktu itu memang cuma menegaskan bahwa kaum muda yang berkumpul, ingin diketahui sebagai sekumpulan angkatan muda dalam satu komunitas (calon) negara baru yang bernama Indonesia, yang berbangsa satu, berbahasa satu dan bertanah air satu - dan itu sudah selesai.  Negara itu sendiri memang diproklamirkan 17 tahun kemudian oleh dwi tunggal Soekarno-Hatta.

Yang harus diperhatikan sekarang setelah 66 tahun Indonesia merdeka adalah : kaum muda yang tidak lagi mewarisi semangat revolusioner para pendahulu negara ini, dan berubah menjadi semangat memperkaya diri sendiri lewat beragam akal bulus.  Akal bulus itu sendiri terbentuk dari pengalaman bersama kaum muda yang melewati proses mobilitas sosial  (baca:keikutsertaan) sebagai kader partai ditingkat pemula, lalu menjadi kader inti partai, dan kemudian berkat nasib baik dan sedikit  kegigihan melobby elit partai tingkat daerah dan pusat, berhasil menjadi an…